Selamat Berkurang Usia

Jika rapal doa yang kulangitkan setiap masa tak ada namamu di sana, mungkin hari ini aku akan mengejanya. Andai baris kata yang kususun setiap saat pernah menggurismu, maka hari ini kupinta maafnya. Andai selama kita mengenal banyak lakuku yang tak kena, maka hari ini kumohon kau untuk memakkuminya.

Mungkin hari ini tak istimewa untukmu, tapi berpuluh tahun lalu, kehadiranmu tentu sangat istimewa untuk kedua orangtuamu. Ketika tangismu membahana, tentu saja kedua orang tuamu tersenyum gembira, bahkan mungkin ketiga abangmu.

Tatkala hari ini kau merasa banyak yang kau pinta tak selalu diberi oleh-Nya, mungkin Dia sudah selalu memberi apa yang kau butuhkan.

Ih, ini aku mau nulis rada-rada serius kok susah, yah? Otakku nggak nyampe :(((( hiks

Kak Ria Astuti harum mewangi sepanjang hari, selamat berkurang usia, semoga menjadi manusia yang semakin mulia. Mulia di sisi-Nya juga mulia untuk kedua orang tua dan tentunya mulia untuk yang lainnya. Juga untuk senyum dua puluh empat milyardnya :P

Udah, ah! Keder:P

Mau upload fotonya gsk bisa euiiii... Ol dari hape susah euiiii, hape mbajak pulak punya kakak :)))))

Komentar

  1. terimakasih informasinya sangat menarik dan bermanfaat,semoga sukses selalu ya !!!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cengengesan

Menjelang Sembilan Belas Tahun